JAKARTA – Ibu Kota kembali “beristirahat”. Menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang kian mengkhawatirkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menarik rem darurat. Mulai hari ini, kebijakan Work From Home (WFH) dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kembali diberlakukan secara serentak hingga 28 Januari 2026.
Langkah berani ini diambil demi menjamin keselamatan jutaan warga di tengah risiko bencana hidrometeorologi yang mengintai Jakarta.
ASN Hingga Pelajar Kembali ke Layar Laptop
Kebijakan ini tidak hanya menyasar para abdi negara (ASN), tetapi juga merangkul sektor swasta dan dunia pendidikan. Melalui unggahan resmi di media sosialnya, Pemprov DKI menegaskan bahwa keselamatan nyawa adalah prioritas utama.
“Untuk menjaga keselamatan bersama di tengah cuaca ekstrem, WFH & PJJ kembali diterapkan hingga 28 Januari 2026,” tulis pernyataan resmi Pemprov DKI, Jumat (23/1).
Landasan hukum kebijakan ini telah diperkuat melalui:
- SE Sekda Nomor 2/SE/2026: Mengatur mekanisme kerja jarak jauh bagi seluruh ASN di lingkungan Pemprov Jakarta.
- SE Kadisnakertransgi Nomor e-0001/SE/2026: Menjadi panduan bagi perusahaan swasta dalam menerapkan pola kerja rumah.
Siapa Saja yang Tetap Harus ke Kantor?
Meski imbauan WFH berlaku luas, Pemprov DKI memberikan pengecualian bagi sektor-sektor vital yang menjadi “nadi” kehidupan kota. Perusahaan yang beroperasi 24 jam atau bersentuhan langsung dengan publik tetap diperbolehkan beroperasi dengan pengaturan proporsional.
Sektor-sektor yang tetap siaga di lapangan meliputi:
- Kesehatan & Medis
- Transportasi Umum
- Logistik Vital & Pangan
- Energi & Utilitas Dasar (Listrik, Air, Gas)
Fleksibilitas Bagi Sektor Swasta
Khusus untuk sektor swasta, pemerintah memberikan ruang bagi manajemen perusahaan untuk mempertimbangkan kondisi objektif di lapangan. Pelaksanaan WFH diharapkan dapat disesuaikan dengan pengaturan internal perusahaan tanpa mengesampingkan faktor keselamatan karyawan.
Dengan kondisi langit Jakarta yang masih sulit diprediksi, warga diimbau untuk membatasi mobilitas di luar ruangan jika tidak ada keperluan mendesak.
